
1. Tawuran beda kelas, satu fakultas, satu universitas..Pemicunya sepele, saling tatap lalu tersinggung terus bentrok misalnya sesama Kelas A dan B fakultas Teknik Undas. Biasanya hanya menghancurkan kaca-kaca jendela. Belum ke tahap bakar-bakaran.
2. Tawuran beda angkatan, satu fakultas, satu universitas. Angkatan 2015 yang dianggap sok pintar akan dianiaya angkatan 2014. Mereka memanggil kawan seangkatan untuk perang.
3. Tawuran beda fakultas, satu universitas. Contohnya mahasiswa teknik dan hukum Undas bentrok tanpa sebab jelas dan targetnya menghancurkan ruang kuliah musuh. Laboratorium yang terbakar adalah tanda kemenangan.
4.Tawuran beda universitas. Gabungan mahasiswa teknik dan ekonomi Undas perang batu melawan mahasiswa UNI. Pemicunya berupa, ya itu tadi, tugas akhir/syarat kelulusan dari kampus masing-masing.
5. Tawuran mahasiswa versus Polisi/satpol PP. Gabungan mahasiswa Undas dan UNI memanah aparat dalam bentrok menolak kenaikan harga BBM. Kalau ada aparat yang terpanah, pelakunya akan diberi nilai A plus serta beasiswa.
6. Tawuran mahasiswa versus masyarakat. Level ini tercipta akibat level no. 3. Masyarakat yang mau melerai ikut terlibat sehingga tercipta triangle clash. Dapat dikatakan inilah bentuk pengabdian pada masyarakat lokal.
Selain 6 level di atas, ada juga variasi lain bentrok Mahasiswa Makassar diantaranya: mahasiswa lawan pemilik kantin, mahasiswa lawan sopir angkot, dosen versus mahasiswa, mahasiswa lawan anak SMA, dan mahasiswa UKM seni lawan UKM pecinta alam. Hal demikian tidak dapat dihentikan karena sudah jadi tradisi. Mungkin di tahun 2030 akan ada kurikulum perang batu Mahasiswa Makassar lawan Alien, Martian, atau Terminator.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar