Berdasarkan catatan dari berbagai media berita, setiap peringatan hari apapun di Kota Makassar berujung dengan rusuh. Bahkan malam takbiran pun memakan korban. Apalagi jika ditambah masa kampanye dan pasca pilkada 2018. Titik bentrok bervariasi mulai dari kampus Unhas, UMI, DPRD hingga gedung KPUD. Bagi yang tidak memiliki kepentingan, sebaiknya hindari tempat tersebut. Lalu apa solusi untuk mencegah kerusuhan? Jawabnya: tidak ada. Ini adalah tradisi yang dipertahankan. Nama Makassar akan semakin digarisbawahi sebagai kota rusuh.
Di bawah adalah prediksi bentrokan yang terjadi pada 2018. Dimulai dari malam tahun baru hingga berakhir di bulan Desember. Masa kampanye Pilkada sekitar Februari 2018, momen ini akan jadi “peak season” rusuh. Dengan banyaknya kombinasi dan kompleksitas peserta bentrok, maka tahun 2018 harus diwaspadai oleh aparat keamanan.